31.6 C
Jakarta
spot_img

ANKER Desak KPK Periksa Anggaran dan Dugaan Gratifikasi Kunjungan Wali Kota Bekasi ke China

Bekasi – Ketua Umum Aliansi Anti Korupsi Bersama Rakyat (ANKER), Ade Gentong, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap anggaran keberangkatan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahjono, bersama Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, dalam kegiatan studi tiru ke China yang belakangan menjadi sorotan publik.

Menurut Ade Gentong, perjalanan tersebut perlu ditelusuri secara transparan karena berkaitan dengan perusahaan yang disebut sebagai pemenang proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Ia menilai terdapat sejumlah pertanyaan yang harus dijawab agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Baca Juga  Jumat Berkah PLN UP3 Serpong: Menyalakan Harapan, Menebar Kebahagiaan untuk Anak Yatim di Kampung Babakan

“Kami meminta KPK untuk menelusuri sumber pendanaan keberangkatan tersebut, apakah seluruhnya menggunakan anggaran resmi pemerintah daerah atau ada pihak lain yang turut membiayai. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan proyek strategis daerah,” ujar Ade Gentong dalam keterangannya.

Ade menambahkan, keberangkatan sejumlah pejabat daerah ke China untuk melakukan studi tiru ke perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan proyek PSEL menimbulkan kecurigaan publik. Terlebih, menurutnya, didugaan bahwa perjalanan tersebut mendapat dukungan atau sponsor dari perusahaan yang berkepentingan dalam proyek tersebut.

Baca Juga  Rayakan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Metro Bekasi Gelar Lomba Masak Olahan Ikan Bagi Masyarakat

“Jika benar terdapat fasilitas, pembiayaan, atau bentuk dukungan lain dari pihak perusahaan pemenang PSEL, maka hal tersebut harus diperiksa secara mendalam untuk memastikan tidak terjadi konflik kepentingan maupun dugaan gratifikasi,” tegasnya.

ANKER menilai transparansi sangat diperlukan, mengingat proyek PSEL merupakan program bernilai besar yang menyangkut kepentingan masyarakat Kota Bekasi. Oleh karena itu, seluruh proses yang berkaitan dengan proyek tersebut, termasuk komunikasi dan perjalanan dinas para pejabat terkait, harus dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. (**)

🔴 CTVPlayMedia.com - Berita Terkini, Akurat dan Inspiratif     |     Update cepat dari berbagai peristiwa penting     |     Informasi terpercaya untuk masyarakat Indonesia     |     Sajian berita ringan hingga mendalam setiap hari     |     Ikuti perkembangan terbaru hanya di CTVPlayMedia.com     |     Inspirasi dan fakta dalam satu platform berita modern

Artikel Lainnya

Trending

Top News

Liputan Khusus

Berita Pilihan

spot_imgspot_img

Populer