JAKARTA – Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran yang akan digelar pada tanggal 20 Mei 2026 oleh anggota Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN di PT Multistrada resmi dibatalkan. Keputusan ini diambil setelah tercapainya kesepakatan luar biasa antara pihak manajemen perusahaan dan perwakilan serikat pekerja.
Mediasi yang berlangsung di Desk Ketenagakerjaan Bareskrim Polri tersebut dihadiri langsung oleh Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Bersaudara Pipit Rismanto, jajaran penyidik, Presiden Direktur PT Multistrada Mr. Igor, serta Ketua PUK PT Multistrada Kep KSPSI, Guntoro.
”Hari ini kami mengumumkan bahwa telah tercapai kesepakatan yang sangat luar biasa, dan kedua belah pihak berkomitmen untuk saling menghormati hasil tersebut. Oleh karena itu, selaku Presiden KSPSI, saya menginstruksikan agar rencana aksi besar-besaran besok resmi DIBATALKAN,” ujar Andi Gani Nena Wea dalam keterangan resminya di Gedung Bareskrim Polri.
Dalam mediasi tersebut, terdapat beberapa hasil krusial yang berhasil disepakati demi kesejahteraan para pekerja yaitu pencabutan PHK dimana Surat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 103 pekerja PT Multistrada resmi dicabut.
Kedua belah pihak sepakat untuk mengawal dan menghormati keputusan akhir dari Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di masa mendatang. KSPSI AGN menegaskan akan selalu berdiri bersama dan konsisten memperjuangkan hak-hak anggotanya.
Pihak serikat pekerja juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Desk Ketenagakerjaan Bareskrim Polri yang telah bertindak responsif dan profesional dalam menjembatani konflik industrial ini.
”Terima kasih kepada Desk Ketenagakerjaan Polri yang luar biasa telah menjadi fasilitator dan mediator yang sangat baik, sehingga kesepakatan hari ini dapat terwujud dengan damai,” tambah Andi Gani.
Pertemuan ditutup dengan suasana kondusif dan yel-yel penyemangat, “Hidup Buruh! Hidup KSPSI!” sebagai simbol solidnya hubungan kemitraan yang baru antara pekerja dan manajemen. (**)



