BEKASI – Semangat kekeluargaan dan pelestarian budaya sepeda tua di Kabupaten Bekasi memasuki babak baru. Bapak Suwardi Wada secara resmi terpilih untuk menahkodai Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Kabupaten Bekasi untuk masa bakti 2026-2031.
Terpilihnya Suwardi Wada disambut dengan antusiasme tinggi oleh berbagai paguyuban di bawah naungan KOSTI, salah satunya datang dari Kosti Pendaringan yang dipimpin oleh Bang H. Naan Saputra.
”Kami dari keluarga besar Kosti Pendaringan mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya Bapak Suwardi Wada. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, KOSTI Kabupaten Bekasi semakin solid, guyub, dan terus menjadi wadah yang nyaman bagi seluruh pecinta onthel,” ujar Bang H. Naan Saputra.
Sebagai wadah utama para penggemar sepeda tua di wilayah Bekasi, KOSTI bukan sekadar organisasi hobi, melainkan sebuah paguyuban yang mengedepankan nilai-nilai sejarah dan persaudaraan.
Fokus utama dalam periode kepemimpinan baru ini diharapkan tetap menyatukan berbagai komunitas kecil (korwil) di seluruh pelosok Kabupaten Bekasi. Dapat mengaktifkan kembali agenda “Gowes Bareng” sebagai sarana rekreasi sekaligus edukasi budaya. Dan mengajak generasi muda untuk mencintai sepeda tua sebagai bagian dari warisan bangsa.
Sesuai dengan jargon yang selalu digaungkan, “Satu Sepeda Sejuta Saudara”, kepengurusan periode 2026-2031 ini berkomitmen untuk menghapus sekat antar-penggemar sepeda tua. Tidak peduli apa merk sepedanya atau dari mana asalnya, selama roda besi masih berputar, maka persaudaraan tetap terjaga.
Dengan terpilihnya ketua baru, KOSTI Kabupaten Bekasi diharapkan dapat terus eksis dan memberikan warna positif bagi dunia komunitas di Bekasi, sekaligus menjadi contoh nyata bagaimana hobi dapat menyatukan masyarakat dalam semangat gotong royong.
KOSTI Kabupaten Bekasi adalah organisasi resmi yang menaungi para pemilik, kolektor, dan pegiat sepeda tua (onthel) di wilayah Kabupaten Bekasi. Organisasi ini berfokus pada kegiatan sosial, budaya, dan olahraga melalui pelestarian sepeda tua. (BHI)



