29.1 C
Jakarta
spot_img

Pemerintah Targetkan Penguasaan Bahasa Asing Sejak SD Melalui Digitalisasi Kelas

​CILACAP – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kompetensi global siswa Indonesia melalui penguasaan bahasa asing sejak dini. Dalam kunjungan kerjanya ke SMAN 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026), Presiden mencanangkan program pembelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin yang akan dimulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD).

​Langkah ini diambil untuk memastikan generasi muda Indonesia mampu bersaing di kancah internasional. “Kita mau tambah anak-anak sekolah kita harus bisa Bahasa Inggris, Mandarin, dan beberapa bahasa asing. Mulai dari SD,” ujar Presiden Prabowo.

​Untuk merealisasikan target tersebut, pemerintah akan mengandalkan teknologi Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital di setiap ruang kelas. Presiden menjelaskan bahwa skema pembelajaran akan dilakukan secara terpusat untuk menjaga kualitas materi.

  1. ​Studio Pusat: Pemerintah akan membangun studio pusat di Jakarta yang menghadirkan guru-guru terbaik, termasuk penutur asli (native speaker).
  2. ​Akses Luas: Melalui studio ini, materi pembelajaran akan disiarkan secara langsung atau melalui rekaman ke sekolah-sekolah di seluruh pelosok Indonesia.
  3. ​Materi Digital: Silabus dan materi pembelajaran akan disimpan dalam format digital, memungkinkan siswa dan guru mengaksesnya kapan saja secara fleksibel.
  4. ​Target Infrastruktur: 3 Hingga 4 Smartboard Per Sekolah
Baca Juga  ​Sertifikat Siluman & Manipulasi Zonasi di SMAN 1 Telukjambe, Kepsek Pilih "Tutup Mulut" Saat Dikonfirmasi

​Presiden mengakui bahwa saat ini ketersediaan infrastruktur digital masih terbatas, dengan rata-rata satu unit IFP per sekolah. Oleh karena itu, pemerintah menargetkan penambahan fasilitas secara masif pada tahun anggaran ini.

​”Saya ingin semua ruang kelas punya layar digital, smartboard. Target kita masih tiap sekolah mungkin tiga, empat lagi. Tahun ini kita perjuangkan tiga tambahan ke seluruh Indonesia,” tegas Presiden.

​Dengan penguatan sarana digital ini, diharapkan kesenjangan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan daerah terpencil dapat terkikis, sekaligus mempercepat literasi bahasa asing bagi jutaan siswa di Indonesia. (K)

Baca Juga  Kelulusan SDN Sukaraya 03 Tahun Ajaran 2025/2026: Menyongsong Masa Depan Cerah dengan Prestasi dan Karakter Mulia
🔴 CTVPlayMedia.com - Berita Terkini, Akurat dan Inspiratif     |     Update cepat dari berbagai peristiwa penting     |     Informasi terpercaya untuk masyarakat Indonesia     |     Sajian berita ringan hingga mendalam setiap hari     |     Ikuti perkembangan terbaru hanya di CTVPlayMedia.com     |     Inspirasi dan fakta dalam satu platform berita modern

Artikel Lainnya

Trending

Top News

Liputan Khusus

Berita Pilihan

spot_imgspot_img

Populer