BEKASI – Ratusan hingga ribuan warga Perumahan Villa Kencana Cikarang (VKC) menggelar aksi damai pada Minggu (24/5/2026). Massa bergerak menuju Pintu Utama di area Gallery Marketing VKC untuk melayangkan protes keras dan menuntut pembukaan kembali secara permanen Pintu Gerbang 2 yang telah ditutup selama 10 bulan terakhir. Penutupan sepihak ini memaksa warga mencari jalan memutar yang cukup jauh untuk aktivitas sehari-hari.
Aksi ini dipicu oleh keresahan warga mengenai mencuatnya isu dugaan sengketa lahan di wilayah tempat tinggal mereka. Dalam orasinya, masyarakat menuntut adanya kepastian hukum serta transparansi dari pihak pengembang maupun instansi terkait. Warga menegaskan bahwa mereka tidak ingin dijadikan korban akibat ketidakjelasan administrasi pertanahan yang baru mereka ketahui belakangan ini.
Rasa kecewa mendalam dirasakan oleh para penghuni. Mereka merasa dikhianati setelah bertahun-tahun mencicil dan berjuang demi memiliki hunian layak, namun kini justru dihadapkan pada ketidakpastian status tanah.
”Kami sudah bersusah payah berjuang untuk bisa punya rumah di sini, tapi sekarang malah muncul kabar kalau tanah ini diduga sengketa,” ungkap salah seorang warga di lokasi aksi dengan nada kecewa.
Suasana di lapangan sempat menegang ketika akses ke gerbang utama perumahan dilaporkan ditutup sementara sewaktu demonstrasi berlangsung. Penutupan akses ini sempat melumpuhkan mobilitas warga sekitar dan memicu kekhawatiran terjadinya gesekan.
Kendati demikian, aksi unjuk rasa tetap berjalan dengan kondusif di bawah pengawalan ketat dari personel TNI dan Polri yang bersiaga di lokasi. Warga berharap pihak manajemen VKC dan otoritas terkait segera memberikan solusi konkret serta keadilan bagi masyarakat yang telah sah menetap di kawasan tersebut. (**)



