29.1 C
Jakarta
spot_img

Dukung Swasembada Pangan, Kapolri Paparkan Capaian Panen Jagung Polri 2025-2026 di Hadapan Presiden Prabowo

TUBAN, JAWA TIMUR – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan capaian signifikan program ketahanan pangan Polri di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto. Program penanaman jagung skala besar ini ditegaskan sebagai bentuk komitmen nyata Korps Bhayangkara dalam mendukung penuh target swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.

​Laporan tersebut disampaikan dalam rangkaian acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Polri, serta Peluncuran Operasional 166 Sentra Pelayanan Pertanian Guna (SPPG) Polri yang berpusat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

​Dalam pemaparannya, Kapolri mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, Polri telah berhasil merealisasikan penanaman jagung di atas lahan seluas ratusan ribu hektare di berbagai wilayah Indonesia.

​“Pada tahun 2025, Polri berhasil merealisasikan penanaman jagung pada lahan seluas 661.112 hektar dengan hasil panen mencapai 3,9 juta ton,” ujar Jenderal Listyo Sigit.

Capaian ini terbukti memberikan dampak positif secara makro, di mana kontribusi program Polri turut mendongkrak produksi jagung nasional sebesar 6,74 persen atau setara dengan 1,8 juta ton.

Baca Juga  Alih Fungsi Lahan ke Tambak Udang, Warga Batang Ditetapkan sebagai Tersangka

​Memasuki tahun 2026, Polri melihat peluang ekspansi yang lebih besar demi memperkuat ketahanan pangan. Potensi perluasan lahan yang siap dimanfaatkan di seluruh Indonesia diproyeksikan mencapai 1,37 juta hektare.

​Polri juga melaporkan konsistensi hasil panen yang terjaga sejak awal tahun 2026 melalui skema panen raya berkala di Kuartal I/2026 (8 Januari 2026) : Telah dilakukan panen raya di atas lahan seluas 91.000 hektare dengan realisasi hasil panen mencapai 884.129 ton. Kuartal II/2026 (Mei 2026) : Panen raya digelar serentak di atas lahan yang jauh lebih luas, yakni 189.760 hektare, dengan potensi produksi yang diproyeksikan menembus 1,23 juta ton.

​Tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan domestik, sebagian hasil panen dari program ketahanan pangan Polri ini juga mulai merambah pasar internasional. Sebanyak 100 ton jagung siap diekspor ke Malaysia melalui jalur darat perbatasan.

​“Sebanyak 100 ton jagung hasil panen tersebut akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat,” jelas Kapolri.

Baca Juga  Anggota DPD IWO Indonesia Kabupaten Tangerang Geram, Tumpukan Sampah di Sukadiri Dinilai Cederai Wajah Pelayanan Publik

​Dalam prosesnya, Polri memastikan ekosistem niaga yang sehat dan berpihak pada petani. Pihak koperasi membeli jagung langsung dari petani dengan harga Rp6.500/kg, dan dijual ke Malaysia seharga Rp7.000/kg, sehingga diperoleh margin keuntungan yang sehat sebesar Rp500/kg untuk keberlanjutan perputaran ekonomi daerah.

​Khusus di wilayah Kabupaten Tuban, panen dilakukan di atas lahan seluas 101,5 hektare yang memanfaatkan kawasan perhutanan sosial. Program lokal ini berjalan sukses berkat kolaborasi erat antara kelompok tani binaan dan PT Semen Indonesia.

Dari total luas lahan di Tuban tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 609 ton.

​“Seluruh hasil panen (di Tuban) akan dikirimkan ke Bulog guna mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah, sekaligus menjaga stabilitas pasokan serta harga di pasar,” pungkas Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

​Melalui integrasi hulu-hilir—mulai dari pemanfaatan lahan, peluncuran SPPG, pembangunan gudang logistik, hingga jalur distribusi ekspor dan domestik—Polri optimis dapat terus menjadi pilar strategis dalam mengawal kedaulatan pangan bangsa. (Red)

🔴 CTVPlayMedia.com - Berita Terkini, Akurat dan Inspiratif     |     Update cepat dari berbagai peristiwa penting     |     Informasi terpercaya untuk masyarakat Indonesia     |     Sajian berita ringan hingga mendalam setiap hari     |     Ikuti perkembangan terbaru hanya di CTVPlayMedia.com     |     Inspirasi dan fakta dalam satu platform berita modern

Artikel Lainnya

Trending

Top News

Liputan Khusus

Berita Pilihan

spot_imgspot_img

Populer